Viral Gubernur Maluku Maki-maki Protokol Istana, Begini Penjelasannya

  • Whatsapp
Viral Gubernur Maluku Maki-maki Protokol Istana, Begini Penjelasannya

Suratkabar.my.id – Video Gubernur Maluku bentak protokoler Istana viral di media sosial sejak Jumat (7/5) pagi. Dalam video berdurasi 24 detik itu, terlihat Murad Ismail membentak seorang perempuan bernama Erlin dan menyebutnya bodoh.

Read More

Dikonfirmasi, pihak Istana membenarkan video dimaksud. Akan tetapi, dipastikan bahwa itu adalah video lama pada 2019 silam “Itu hanya kesalahpahaman saja, tidak perlu dibesar-besarkan,” ujar Kepala Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam keterangannya, Jumat (7/5).

Heru juga memastikan bahwa antara kedua belah pihak sudah tak lagi ada masalah. “Saat itu juga sudah diselesaikan dan tidak ada permasalahan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, video itu direkam oleh seorang warga saat iring-iringan rombongan Presiden Jokowi terhenti di sebuah jalan dekat permukiman penduduk. Murad Ismail yang terlihat mengenakan kemeja putih dari belakang memarahi dan membentak seorang perempuan.

“Kamu siapa!?” bentak Murad Ismail dengan nada tinggi.

Namun ternyata perempuan itu tak ciut nyali dan melayani bentakan Murad “Saya Erlin, dari Istana,” jawab perempuan tersebut sembari berkacak pinggang dan makin menantang. Akan tetapi, jawaban Erlin ternyata tak menghentikan Murad untuk memaki. “Bodoh!” maki Murad kepada Erlin.

Tapi Erlin tetap tak mundur selangkah pun. Sebaiknya, ia malah terus maju. “Kenapa?” tantang Erlin kepada jenderal purnawirawan Polri bintang dua itu. Di akhir video, terdengar Murad Ismail masih meracau dan marah-marah dengan kalimat yang tak jelas terekam.

Pemprov Maluku juga ikut menyampaikan klarifikasinya. Sekda Pemprov Maluku, Kasrul Selang menerangkan, itu adalah video saat Presiden Jokowi mengunjungi lokasi gempat di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, pada September 2019.

Baca Juga  Jubir Pastikan Tak Ada Teguran Wapres untuk Gubernur Jatim

Sementara, peristiwa yang ada dalam video tersebut terjadi di kawasan Passo, Kecamatan Baguala. Saat itu, seluruh rombongan hendak ke Universitas Darusalam. “Nah, di tengah jalan itu kalau tidak salah mobil Presiden berhenti untuk menyapa masyarakat, Gubernur itu ada di belakang. Pak Gub mau maju dihalangi ibu itu,” pungkasnya.

Related posts