Tentang Milenial Muslim di Amerika, Serial Ramy Tayang di Indonesia

  • Whatsapp
Tentang Milenial Muslim di Amerika, Serial Ramy Tayang di Indonesia

SuratKabar.my.id – Serial televisi ‘Ramy’ akhirnya dapat dinikmati publik tanah air tayang eksklusif di Lionsgate Play Indonesia. Serial dengan 20 episode ini tentu sangat menarik menguak fakta kehidupan milenial muslim di Negeri Paman Sam Amerika Serikat.

Read More

Sebelum tayang di tanah air, film ini sempat memenangkan penghargaan. Sang aktor utama yaitu Ramy Youssef yang juga sutradara di series ini berhasil memenangkan penghargaan Golden Globe untuk kategori Best Actor in a Television Series – Musical or Comedy pada 2019.

Ramy bercerita tentang sosok Ramy Hassan (Ramy Youssef), sulung dari pasangan imigran asal Mesir Maysa (Hiam Abbass) dan Farouk (Amr Waked). Seiring perkembangan usianya yang beranjak remaja, Ramy mulai mempertanyakan banyak hal tentang kehidupan yang ia jalani sebagai seorang Muslim di New Jersey, sebuah negara bagian yang terletak di wilayah Atlantik Tengah dan timur laut Amerika Serikat.

Kendati kehidupan sehari-hari Ramy dikelilingi orang-orang dari komunitas Mesir, ia tetap tidak dapat menghindari gaya hidup bebas ala Amerika. Hal ini yang kemudian menimbulkan pergolakan batin dalam diri Ramy saat beranjak dewasa. Setiap hari, Ramy dihadapkan dengan berbagai masalah yang menguji moral dan keimanannya.

Guntur Siboro selaku Country Head Lionsgate Play Indonesia mengungkapkan tidak ada kesulitan berarti saat pihaknya akan membawa serial ini ke tanah air. Kendati demikian, ada pertimbangan cukup panjang mengenai keputusan penayangan serial ini. Dia dan tim sempat khawatir Ramy bakal mengundang polemik.

Baca Juga  Tayang Bareng di Bioskop dan HBO, The Suicide Squad Keok di Box Office

“Ramy ini adalah produksi Lionsgate Play, tidak terlalu sulit karena memang produksi sendiri. Ketika kita pertimbangkan ini konten yang sangat menarik. Dalam bayangan Amerika, dalam tanda kutip agak bebas dan menganggap Islam teroris. Padahal Amerika memiliki jumlah penduduk muslim sekitar 10 juta,” ungkap Guntur dalam jumpa pers virtual Senin (19/7).

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rahman

Related posts