Sri Mulyani Sebut Suhu Bumi Naik 3,2 Celsius, ini Dampaknya

  • Whatsapp
alexametrics

SuratKabar.my.id – Pemerintah menyoroti laporan internasional tentang kondisi dunia terkait ancaman perubahan iklim atau climate change. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, nantinya dunia diperkirakan akan dihadapkan dengan ancaman peningkatan suhu bumi.

Read More

Sri Mulyani menyebut, pada 2030 mendatang, suhu bumi bisa naik 3,2 derajat celsius akibat dampak dari climate change. Kondisi itu bakal lebih panas dibandingkan kondisi saat ini atau praindustrialisasi.

“Suhunya menjadi 3,2 derajat celsius di atas pra-industri, jadi lebih hangat lagi dari situasi hari ini pada 2030,” ujarnya dalam acara diskusi virtual, Jumat (11/6).

Sri Mulyani memaparkan, akibat dari kenaikan suhu bumi, akan ada kenaikan permukaan air laut di Indonesia yang sebagai negara kepulauan. Hal itu seperti ramalan yang sudah banyak disebutkan bahwa 2030 Jakarta akan tenggelam.

Apalagi, lanjutnya, Indonesia sebagai negara kepulauan memberikan konsekuensi yang luar biasa. “Kenaikan suhu atau temperatur bumi identik dengan kenaikan permukaan laut karena es yang ada di kutub utara dan selatan akan mencair dan itu cukup untuk meningkatkan permukaan laut seluruh dunia,” jelasnya.

Sri Mulyani menjelaskan, peningkatan suhu 3,2 derajat celsius itu melebihi batas yang bisa ditahan atau dilalui bumi. Menurut para ahli, kenaikan suhu maksimal yang bisa ditahan bumi ini yaitu 1,5-2 derajat celcius.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

Baca Juga  Di Hadapan Anindya Bakrie, Para Menteri Ungkap Peran Strategis Kadin

Related posts