Pesan Hotman ke Hotma Sitompul: Kasus Tanah Jangan Dianggap Remeh

  • Whatsapp
Pesan Hotman ke Hotma Sitompul: Kasus Tanah Jangan Dianggap Remeh

Suratkabar.my.id – Pengacara Desiree Tarigan, Hotman Paris, mengingatkan seterunya Hotma Sitompul untuk berhati-hati dalam kasus penyerobotan tanah milik ibunda Desiree yang terletak di bilangan Antasari, Jakarta Selatan. Dia mengingatkan bahwa kasus ini serius dan bisa berdampak permasalahan hukum yang sangat serius.

Read More

“Kasus tanah itu benar-benar kuat itu, jangan dianggap remeh, hati- hati,” ucap Hotman Paris saat ditemui di bilangan BSD Serpong, Tangerang Selatan Jumat (7/5).

Pengacara yang kerap memamerkan kemewahan itu hanya menyatakan Desiree menuntut tanah yang telah diserobot Hotma Sitompul dikembalikan. Sebab tanah itu tidak akan dijual ataupun ditukarkan dengan tanah lain. “Perdamaian sampai sekarang tidak ada. Desi pada intinya minta tanah ibu saya dikembalikan,” katanya.

Terkait tudingan pihak Hotma Sitompul soal tanahnya di belakang rumah ibunda Desiree yang sekarang sudah dipagar, Hotman Paris memberikan jawaban begini.

“Ada tanah di belakang itu memang punya dia (Hotma). Tanah di belakang dibeli sama suaminya, dipagar karena kalau gak dipagar orang luar bisa masuk. Tanahnya yang diambil (milik ibu Desiree) tidak pernah ada perjanjian tukar menukar,” tandasnya.

Kasus ini sedang bergulir di Polres Metro Jakarta Selatan dan sampai pada ahenda pemeriksaan saksi. Senin (3/5) lalu, Desiree bersama salah satu anaknya, Prianka, sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Desiree pun ditanya oleh penyidik tentang asal usul tanah yang disengketakan. Dia pun memberikan jawaban sesuai yang diketahuinya.

Kasus ini bermula dari laporan ibunda Desiree, Muliana Tarigan alias Ribu, terhadap Hotma Sitompul terkait kasus dugaan penyerobotan tanah. Laporan tersebut dibuat pada 7 April lalu ke Polres Metro Jakarta Selatan. Hotma pun dituding melanggar Pasal 167 KHUP JO Pasal 385 KHUP tentang Penyerobotan Lahan.

Baca Juga  Kasus Korupsi Tanah Munjul, KPK Telusuri Aset Tersangka Rudy Hartono

Hotma Sitompul sebelumnya sudah sempat menanggapi laporan Ribu. Dia mengatakan, sebelum membuat laporan polisi seharusnya dipastikan lebih dulu tanah yang kini didirikan tembok semi permanen adalah benar milik pihak pelapor supaya laporan itu memiliki dasar hukum.

“Apa yang akan dia laporkan itu tidak ada dasar hukumnya, kalau saya dibilang mengambil tanahnya buktikan lah, pakai BPN, kemudian diukur dahulu,” kata Hotma Sitompul.

Related posts