Mantan Presiden Filipina Benigno Aquino III Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Mantan Presiden Filipina Benigno Aquino III Meninggal Dunia

SuratKabar.my.id – Mantan Presiden Filipina, Benigno Aquino III, putra dari dua ikon demokrasi di negara tersebut, meninggal dunia pada Kamis (24/6) usai dirawat di rumah sakit di Manila. Pria yang meninggal dunia pada usia 61 tahun itu menjabat sebagai presiden Filipina dari 30 Juni 2010 hingga 30 Juni 2016.

Read More

“Dengan kesedihan mendalam saya mendapatkan informasi terkait wafatnya mantan Presiden Benigno Aquino,” kata hakim Mahkamah Agung Marvic Leonen, yang ditunjuk oleh Aquino pada 2012 dikutip dari sebuah pernyataan.

“Merupakan kehormatan telah bekerja bersama beliau. Dia akan dirindukan,” imbuh pernyataan tersebut.

Belum terdapat kejelasan terkait penyebab kematiannya, namun Aquino telah dirawat di rumah sakit pada Kamis (24/6) pagi.

Gelombang dukungan publik membawa mantan presiden yang dikenal dengan sebutan Noynoy itu ke kursi kepresidenan setelah kematian ibunya pada 2009. Sang ibu, pimpinan “Kekuatan Masyarakat” yang dihormati, Corazon Aquino, juga sempat menjabat sebagai presiden dari 1986 hingga 1992.

Sedangkan ayahnya, seorang senator yang dengan gigih menentang kekuasaan diktator saat itu Ferdinand Marcos, dibunuh ketika dia pulang dari pengasingan politik pada 1983. Pembunuhan itu mengejutkan bangsa dan mendorong Marcos lengser dari jabatannya dalam revolusi People Power 1986 dan mengantarkan ibu Aquino menjadi presiden.

Dalam sebuah pernyataan, Senator Imee Marcos, putri mendiang sang diktator, memberi penghormatan kepada Aquino dengan mengatakan jiwanya yang baik dan sederhana dan dia akan sangat dirindukan.

Aquino masih memiliki luka tembak dari percobaan kudeta militer 1987 terhadap pemerintahan ibunya. Kala itu dia ditembak lima kali, sementara tiga pengawalnya tewas.

Baca Juga  Kajati Aceh Lantik Farid Rumdana Pimpin Kajari Bireuen

Related posts