Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Dijebloskan ke Lapas Surabaya

  • Whatsapp
alexametrics

SuratKabar.my.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan mantan Bupati Malang, Rendra Kresna ke Lapas Kelas I Surabaya pada Kamis (10/6) kemarin. Dia akan menjalani hukuman penjara selama 4 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan.

Read More

“Kamis (10/6/2021) Jaksa Eksekusi KPK telah melaksanakan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya Nomor : 84/Pid.Sus/TPK/2020/PN.Sby tanggal 27 April 2021 dengan terpidana Rendra Kresna (Mantan Bupati Malang) dengan cara memasukkan ke Lapas Klas I Surabaya di Porong untuk menjalani pidana penjara selama 4 tahun, setelah terlebih dulu selesai menjalankan pidana badan sebagaimana putusan Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya Nomor : 37/Pid.Sus-TPK/2019/PN. Sby tanggal 9 Mei 2019,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (11/6).

Selain dijatuhkan hukuman 4 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya, Rendra Kresna juga dijatuhkan pidana denda sejumlah Rp 250 juta. Apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Mantan orang nomor satu di Kabupaten Malang itu juga diwajiban untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp 6,75 miliar, dimana sebelumnya telah di bayarkan oleh terpidana melalui rekening KPK sejumlah Rp 2 miliar yang dijadikan sebagai pengurang uang pengganti.

“Sehingga masih tersisa Rp 4,75 miliar yang mesti segera dibayarkan selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap,” ungkap Ali.

Oleh karena itu, jika dalam waktu tersebut tidak mampu membayar maka harta bendanya disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. “Dalam hal tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun,” pungkas Ali.

Baca Juga  Soal 8 Orang Kepercayaan Azis Syamsuddin, Ini Respons Mantan Jubir KPK

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan

Related posts