Maneskin dari Italia, Bukti Rock (Masih) Bergema di Seantero Dunia

  • Whatsapp
alexametrics

Maneskin menggenggam Eropa dan dunia. Band muda eksentrik asal Italia itu sukses memenangi kompetisi lagu bergengsi di Eropa, Eurovision 2021. Kesuksesan tersebut jelas anomali. Sebuah band rock, di negara yang lebih memuja musik balada, berhasil jadi jawara di kompetisi pop.

Read More

JALAN Maneskin menuju Eurovision penuh dengan kompetisi. Mereka mengikuti The X Factor Italia dan Sanremo Festival of Italian Song, yang lekat dengan genre pop. Bisa dikata, perjalanan mereka jauh dari jalur band rock pada umumnya.

”Hidup di Italia sebagai band rock, sulit sekali rasanya menjangkau pendengar global. Tapi, begitu dapat kesempatan emas, musik kami yang bakal bicara,” kata vokalis Damiano David.

Di Italia, musik rock hampir sulit mendapat panggung. Jurnalis Il Messaggero Andrea Andrei mengakui, genre tersebut tak pernah jadi mainstream di sana. ”Negara kami punya hubungan yang begitu aneh dengan rock. Keberhasilan Maneskin tak lepas dari The X Factor Italia, ’mesin’ yang menyiapkan mereka untuk kesuksesan arus utama,” ungkapnya sebagaimana dikutip The New York Times. Andrea menilai, tanpa penampilan di TV, grup beranggota personel berusia awal 20-an itu bakal merana seperti band cadas Italia lainnya.

Di final, Maneskin menang setelah membawakan Zitti e Buoni. ”Lagu itu adalah karya pertama kami yang ditulis dalam bahasa Italia. Awalnya, kami membawakannya akustik, hanya vokal dan gitar,” kata David.

Tapi, karena tidak menemukan chorus yang meyakinkan, Zitti e Buoni diutak-atik lagi. Riff gitar Thomas Raggi ditambahkan. ”Psssh! Keajaiban terwujud,” lanjutnya. Khusus Eurovision, lirik lagu sedikit diubah agar tidak menampilkan umpatan. Kini, album Teatro d’ira Vol. I –yang memuat Zitti e Buoni dan hits yang tengah viral I Wanna Be Your Slave– memuncaki chart global Spotify.

Baca Juga  Kolaborasi Eka Gustiwana, Winky Wiryawan, dan Sorenza di Single Baru

Namun, nama mereka baru benar-benar melejit berkat Beggin’. Lagu yang merupakan cover kuartet The Four Brothers itu viral di TikTok. Potongan ratata dengan suara serak khas David langsung menempel di telinga. David menilai, kesuksesan itu menyegarkan. ”Kurasa, orang-orang bosan dengan lagu pop yang biasa dimainkan di mana-mana. Tapi, kami percaya, rock itu tetap ada. Kami senang banget lagu kami bisa menyentuh banyak orang baru,” papar David.

Bassist Victoria De Angelis menjelaskan, rock memang bukan genre yang populer saat ini. Apalagi di Italia. Dia menceritakan, lima tahun lalu, Maneskin banyak tampil di jalanan dan ”mengemis” panggung. Penampilan mereka pun berangsur berubah.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : TheTelegraph/Vogue/ClashMagazine/fam/c13/dra

Related posts