Lonjakan Covid-19 di Bangkalan Bukan Akibat Mutasi tapi Abai Prokes

  • Whatsapp
Lonjakan Covid-19 di Bangkalan Bukan Akibat Mutasi tapi Abai Prokes

SuratKabar.my.id – Kabupaten Bangkalan, Madura, melaporkan lonjakan kasus Covid-19 usai libur Lebaran. Sebelumnya lonjakan ini dikaitkan oleh temuan varian baru Covid-19 B117 oleh Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair). Namun data terbaru menyebutkan bahwa lonjakan kasus di Bangkalan bukan berasal dari varian mutasi virus.

Read More

Berdasarkan hasil whole genome sequencing per tanggal 7 Juni 2021, diketahui bahwa varian-varian yang diindikasikan berbahaya oleh WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) terkait VOC/ Varian of Concern belum ditemukan di wilayah tersebut. Artinya memang lonjakan yang terjadi di Bangkalan pasca libur Lebaran bukan karena varian virus.

Namun, Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, kasus Covid-19 di Bangkalan masih didalami. Terkait kasus varian baru, kata dia, hal itu masih diteliti.

Baca Juga: Kabupaten Bangkalan Masuk Zona Oranye Covid-19

“Namun pada prinsipnya sampel dari Bangkalan tersebut sedang diteliti saat ini. Kita harus memahami bahwa bahwa kesimpulan akhir terkait sebab akibat varian terhadap peningkatan laju kasus membutuhkan studi yang lebih dalam,” tegas Prof Wiku kepada SuratKabar.my.id, Kamis malam (10/6).

Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan varian Covid-19 mutasi baru memang ditemukan di Bangkalan yakni 1 kasus dari Pekerja Migran Indonesia (PMI). Namun penemuan kasus itu sudah terjadi sejak 1 bulan lalu, bukan baru-baru ini. Maka yang terjadi di Bangkalan, menurut Nadia murni karena wilayah itu mengabaikan protokol kesehatan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Baca Juga  Jokowi Minta Mulai Besok RS Darurat Asrama Haji Pondok Gede Beroperasi

Related posts