KPK Telisik Pemberian Uang yang Diterima Eks Penyidik Robin Pattuju

  • Whatsapp
KPK Duga Stepanus Robin Tak Hanya Terima Suap dari Walkot Tanjungbalai

SuratKabar.my.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut aliran uang kepada mantan penyidik asal Polri Stepanus Robin Pattuju (SRP). Materi pemeriksaan ini didalami kepada Robin sebagai saksi bagi advokat Maskur Husain (MH) yang juga menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait penghentian perkara Wali Kota Tanjungbalai Tahun 2020-2021.

Read More

“Tersangka SRP diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MH, tim penyidik mengonfirmasi antara lain terkait dugaan adanya penerimaan sejumlah uang melalui perantaraan dan mengatasnamakan pihak-pihak terkait lainnya,” kata pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (21/7).

Dalam perkara rasuah ini, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka yakni penyidik KPK asal kepolisian, Stepanus Robin Pattuju (SRP), Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial (MS) dan pengacara Maskur Husain (MH). KPK menduga, penyidik asal Korps Bhayangkara Stepanus menerima suap untuk mengurus perkara yang menjerat Syahrial.

Stepanus yang merupakan penyidik KPK bersama dengan Maskur Husain menyepakati agar perkara dugaan korupsi yang menjerat Syahrial di KPK tidak lagi dilanjutkan. Kesepakatan uang Rp 1,5 miliar ini, setelah Stepanus bertemu Syahrial di rumah Azis Syamsuddin pada Oktober 2020.

Syahrial lantas menyanggupi permintaan uang itu, dengan kesepakatan kasusnya tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan. Terlebih KPK juga sampai saat ini belum mengumumkan sejumlah pihak yang ditetapkan tersangka dalam kasus lelang jabatan di Kota Tanjungbalai.

Syahrial memberikan uang itu secara bertahap sebanyak 59 kali melalui rekening bank milik Riefka Amalia (RA) teman dari Stepanus. Uang itu baru diserahkan dengan total Rp 1,3 miliar.

Baca Juga  Alex Noerdin Tersangka Perkara Korupsi Pembangunan Masjid Sriwijaya

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Related posts