Komisi IX Minta Pemerintah Beri Perhatian Bagi Pasien Long Covid-19

  • Whatsapp
Legislator PKS Minta Pemerintah Kaji Ulang Anak Dibolehkan Masuk Mal

SuratKabar.my.id – Covid-19 sudah menginfeksi lebih dari 4 juta penduduk Indonesia. Meskipun telah dinyatakan sembuh, sebagian penyintas Covid-19 kerap memiliki keluhan lanjutan yang  disebut sebagai long Covid-19.

Read More

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah agar memberikan perhatian khusus pada  penyintas yang mengalami gejala long Covid-19.

“Kondisi long Covid-19 ini harus ada perhatian khusus, tidak boleh dianggap sepele. Apalagi ada penelitian di Amerika yang menunjukkan bahwa setengah dari jumlah pasien yang sembuh mengalami long Covid-19,” kata Netty dalam keterangannya, Rabu (20/10).

Berdasarkan data per Selasa (19/10), kasus sembuh Covid-19 Indonesia sudah mencapai 4.076.541 kasus. “Jika kita memakai ukuran penelitian tersebut, maka akan ada sekitar dua juta orang yang mengalami long Covid-19 di Indonesia. Hal ini membutuhkan  penanganan lanjutan,” katanya.

Menurut Netty,  gejala long Covid-19  yang dijelaskan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) antara lain, kelelahan, sesak napas, nyeri perut, penglihatan kabur, nyeri dada, batuk dan lain-lain.

“Pemerintah harus memasukkan pasien dengan gejala long Covid-19 sebagai pasien dengan tindakan khusus yang mendapat jaminan pembiayaan. Pemerintah tidak boleh lepas tangan begitu saja. Perawatan pasien Covid-19 dan long Covid-19 harus jadi satu paket yang pengobatannya ditanggung oleh negara,“ ungkapnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Baca Juga  PON Papua Jadi Momentum Bangkit dari Pandemi

Related posts