Kandungan Nutrisi Kelor: Antioksidan, Antikanker, dan Antistres

  • Whatsapp
alexametrics

Kalau masih ada sisa lahan di dekat rumah, tanamlah pohon kelor. Tanaman bernama Latin Moringa oleifera dari suku Moringaceae itu dijuluki sebagai tanaman ajaib dan tanaman untuk kehidupan karena kekayaan kandungan gizinya. Cara menyantapnya bisa dibuat sup hingga diseduh seperti teh.

Read More

DUNIA memang tak selebar daun kelor. Tapi, manfaat kelor sudah terbukti lebar sekali. Bukan hanya daun kelor, tapi akar, buah, dan bijinya pun kaya serat dan sumber protein yang mudah dicerna, vitamin A, vitamin C, mineral kalsium, zat besi, kalium, serta magnesium. Vitamin dan mineral yang berasal dari bahan alam selalu lebih baik dibandingkan suplemen sintetis yang dibuat dari bahan kimia.

Kekayaan nutrisi itu tentu memberikan jaminan kelor bisa bermanfaat untuk mencegah gangguan kesehatan dan sudah ada bukti ilmiahnya. Tanaman yang berasal dari Himalaya India, Pakistan, Bangladesh, dan Afghanistan itu juga mudah tumbuh di tanah yang tidak subur sekalipun dan tahan kekeringan.

Menjaga Kesehatan Sel

Kekayaan nutrisi dan zat bioaktif kelor terbukti bisa merawat kesehatan sel tubuh kita. Zat bioaktif itu termasuk golongan fenolik dan flavonoid, antara lain, gallic acid, chlorogenic acid, rutin, luteolin, kuersetin, apigenin, dan kaempferol. Bersama vitamin A dan C, zat bioaktif kelor menunjukkan aktivitas sebagai antioksidan. Yaitu, berperan dalam menjaga kesehatan sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Penelitian membuktikan, kelor dapat memelihara kesehatan liver, ginjal, paru-paru, dan jantung.

Baca Juga  Sembuh Lebih Cepat, Tapi Bisa Lebih Parah

Related posts