Ini Jurus Risma Agar Bansos Tuk Warga Terdampak Covid-19 Tak Dikorupsi

  • Whatsapp
Ini Jurus Risma Agar Bansos Tuk Warga Terdampak Covid-19 Tak Dikorupsi

SuratKabar.my.id – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengambil sejumlah langkah agar bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak pandemi Covid-19 tak dikorupsi. Salah satunya yakni dengan melakukan pengecekan langsung penyaluran bansos di sejumlah daerah.

Read More

“Pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak pandemi mendapatkan bantuan sesuai ketentuan, untuk menghindari atau menutup celah korupsi,” kata Risma dalam keterangannya, Selasa (27/7).

Selain itu, melakukan sinkronisasi dan pemadanan data dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kementerian Dalam Negeri. “Maka itu, beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk menidurkan lebih dari 21 juta data, karena di dalamnya ada data ganda. Pemadanan dengan NIK untuk memastikan ketepatan sasaran penyaluran bansos,” ujar Risma.

Kemudian adalah dengan memperbaiki mekanismenya. Dalam penyaluran bantuan sosial yang eksisting, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST) disalurkan melalui mekanisme nontunai.

Yakni PKH, dan BPNT/Kartu Sembako penyaluran bantuan melalui Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) langsung ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang berada di tangan penerima manfaat. Untuk BST penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

“Untuk bantuan beras yang 10 kg dari Perum Bulog, disalurkan melalui Perum Bulog. Kemensos hanya menyampaikan data penerima bantuan,” ucap Risma.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Baca Juga  Golongan Rentan, Vaksinasi Covid-19 Kelompok Disabilitas Dipercepat

Related posts