Ini Alasan Mitsubishi Pajero Sport Masih Bisa Hajar Toyota Fortuner

  • Whatsapp
Ini Alasan Mitsubishi Pajero Sport Masih Bisa Hajar Toyota Fortuner

SuratKabar.my.id – Bisa dikatakan kalau pasar otomtif di segmen sport utility vehicle atau yang lebih dikenal SUV masih gurih di Tanah Air. Meskipun pasar otomotif di Indonesia masih lesu karena pandemi, namun pemerintah mengambil langkah dengan memberikan program rileksasi PPnBM untuk menggairahkan pasar.

Read More

Akan tetapi program ini tidak bisa dinikmati semua merek dengan produknya, karena ada persyaratan tertentu yang salah satunya adalah lokal konten hingga 70%. Salah satu merek yang tak bisa merasakan rileksasi PPnBM adalah Mitsubishi Pajero.

Bahkan Presiden Direktur PT MItsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura sempat meminta maaf karena hal ini.

“Kami memohon maaf kepada konsumen, sebab Pajero Sport tidak masuk dalam program ini. Namun, calon konsumen tidak perlu khawatir karena kami telah memulai sales program sejak April khusus untuk Pajero Sport,” ujarnya.

Namun meskipun tak mendapatkan program rileksasi PPnBM, kinerja penjualan Mitsubishi Pajero Sport tidak lepas dari program penjualan khusus untuk sebagai bentuk insentif mandiri. Hasilnya pun tak mengecewakan, Pajero Sport besutan Mitsubishi mampu mengasapi Toyota Fortuner pesaing utama di segmen SUV di Indonesia.

Bila menengok catatan yang ada pada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Pajero Sport masih unggul dibanding Fortuner yang mendapat program rileksasi. Ini bisa dikatakan antara Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner semakin menunjukkan siapa diantara keduanya yang berhasil memikat konsumen Indonesia.

Hingga Mei 2021 New Pajero Sport menjadi pemimpin pasar dengan lebih dari 60% pangsa pasar di segmen Medium SUV 2.500 CC (4×2 dan 4×4). Bahkan Mitsubishi Pajero Sport masuk dalam urutan ke 12 di daftar mobil paling laris untuk semua jenis.

Baca Juga  Ingin Olahan Daging Kurban Lebih Gurih, Chef Arnold Sarankan Ini

Mitsubishi Pajero Sport mampu mencatat angka penjualan wholesale sebayak 8.299 unit. Angka ini mengungguli Toyota Fortuner yang hanya mampu mencatatkan kan angka pejualan 7.787 unit. Di segmen di segmen SUV bersasis tangga (ladder frame) Pajero Sport masih memimpin.

Rupanya Mitsubishi tak gentar menghadapi persaingan di segmen SUV meskipun Toyota Fortuner per 1 April lalu mendapatkan insentif PPnBM 50 persen, yang buat harganya turun hingga Rp 33,1 juta – 40,7 juta.

Seperti disebutkan di atas Mitsubishi Pajero Sport yang tanpa insentif PPnBM memberikan “diskon” mandiri untuk menghadapi hal ini. Namun bukan hanya dari sisi itu saja, dari segi fitur Mitsubishi Pajero lebih unggul dibanding fortuner.

Itu artinya konsumen tidak mengedepakan diskon besar, hal paling utama adalah fitur dan teknologi yang didapatkan.

Salah satu program penjualan yang diberikan Mitsubishi untuk konsumen adalah diantaranya uang muka ringan mulai 15 persen, atau bunga ringan 0,75 persen atau program tabungan emas senilai Rp5 juta.

Konsumen juga tidak terlalu khawatir tentang harga jual, karena selain fitur melimpah, harga jual kembali yang tinggi menjadi faktor tambahan bagi konsumen untuk melirik New Pajero Sport.

Editor : Dony Lesmana Eko Putra

Related posts