Hasil Angkatan Eko Yuli Masih Jauh dari Targetnya di Olimpiade Tokyo

  • Whatsapp
Hasil Angkatan Eko Yuli Masih Jauh dari Targetnya di Olimpiade Tokyo

Suratkabar.my.id – Eko Yuli Irawan terus menggeber persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020. Salah satunya, melakukan angkatan internal pada Jumat (30/4) di Jakarta. Saat ini Eko memang menjalani latihan terpisah dari pelatnas angkat besi.

Read More

Dalam tes internal itu, Eko berhasil mencatat snatch 135 kg, clean and jerk 172 kg, dan total angkatan 307 kg. Dengan hasil itu, angkatan Eko mengalami peningkatan dari tes Maret lalu.

Saat tes angkatan sebelumnya, lifter spesialis kelas 61 kg itu membukukan angkatan snatch 135 kg, clean and jerk 165 kg, dan total 300 kg. Total kenaikan 7 kg menjadi salah satu progres yang bagus bagi Eko.

Meski ada peningkatan, hasil tes itu tidak membuatnya puas. Terlebih pada akhir 2020 hingga Februari 2021, Eko memang dalam tahap pemulihan setelah menjalani diklat pra jabatan.

Hasil itu juga masih jauh dari target Eko yang ingin mencapai angkatan 325 kg–330 kg saat Olimpiade mendatang.

”Mulai tes maksimal lagi sejak Maret. Sebelumnya saat Januari dan Februari memang fokus untuk membenahi teknik dan memulihkan tenaga,” kata peraih perak Olimpiade Rio 2016 itu.

Dari riwayat tes angkatan, Eko pernah mencapai hasil yang cukup tinggi. Sebagaimana saat tes pada Juli 2020. Saat itu Eko berhasil mencapai total angkatan 317 kg. Dengan perincian, snatch 142 kg dan clean and jerk 175 kg.

Nah, melihat progresnya hingga kini, Eko tetap optimistis. Saat ini dia memang fokus memperbaiki kekurangannya. Eko juga memilih tidak mengikuti Kejuaraan Asia 2021 karena ingin menjaga performanya.

Baca Juga  Ganda Putra Andalan Utama Indonesia Waspadai Kekuatan Britania Raya

Dia juga mempertimbangkan beberapa faktor. Di antaranya, kondisinya saat ini yang masih overweight dan angkatannya yang baru pulih. Jika ikut kejuaraan pun, dia harus menjalani karantina lima hari saat kembali ke Indonesia.

”Lebih baik fokus ke Olimpiade langsung. Apalagi, ada karantina lima hari, itu waktu latihan bisa terbuang. Lebih baik diet sekali saja saat mau ke Olimpiade dan angkatan juga bisa pulih pada Juni nanti,” kata Eko.

Related posts