Harus Ada Edukasi dari BPOM

  • Whatsapp
alexametrics

SuratKabar.my.id – Tak jarang, penggunaan kemasan plastik pada pangan masih menimbulkan pertanyaan di masyarakat terkait kesehatannya. Padahal, semua kemasan pangan termasuk kemasan plastik yang berbahan Bisfenol A (BPA), yang sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) itu sudah melalui uji laboratorium yang sangat valid.

Read More

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Arzeti Bilbina, mengungkapkan, untuk keamanan pangan di Indonesia ini, memang harus berkiblatnya ke BPOM. Sebab, apa yang dikeluarkan BPOM itu sudah pasti aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Kendati demikian, BPOM memang harus mensosialisasikan ke masyarakat mengenai kemasan-kemasan apa saja yang aman dikonsumsi. Serta bagaimana cara memperlakukan kemasan pangan itu agar tidak berbahaya bagi kesehatan.

Baca Juga: Arzeti Bilbina Minta BPOM Segera Labeli Kemasan Plastik Mengandung BPA

Termasuk pula edukasi mengenai karakteristik dari semua kemasan pangan plastik. Baik yang mengandung BPA dan kemasan plastik. Misalnya, kemasan pangan yang mengandung BPA itu tidak boleh dipanaskan di microwave.

“Nah, hal-hal seperti ini yang perlu diedukasi dan terus disosialisaikan BPOM kepada masyarakat agar mereka juga tahu cara yang tepat untuk memperlakukan kemasan pangan plastik tersebut. Karena, terkadang ibu-ibu itu setelah membeli makanan ke supermarket, mereka langsung main masukkan saja makanannya berikut kemasannya ke microwave tanpa tahu bahwa itu berbahaya untuk kesehatan,” tukas Arzeti.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Baca Juga  Max Verstappen Juarai FP Austria, Perlebar Jarak dari Lewis Hamilton

Related posts