Hana Saraswati: Aku Gak Punya Mental Barbar Kayak Alya

  • Whatsapp
Hana Saraswati: Aku Gak Punya Mental Barbar Kayak Alya

Suratkabar.my.id – Artis Hana Saraswati memerankan karakter antagonis sebagai Alya Wijaya Kusuma dalam sinetron Buku Harian Seorang Istri. Sinetron ini berhasil membentuk gestur tubuh dan penampilan Hana menjadi karakter antagonis cukup matang. Kendati demikian, Hana mengaku bahwa dirinya jauh dari mental barbar seperti yang kerap ditunjukkan Alya.

Read More

Memerankan karakter Alya sejatinya susah susah gampang bagi Hana. Pasalnya ada beberapa scene yang kadang gampang tapi ada pula yang butuh usaha ekstra karena memiliki tingkat kerumitan yang cukup tinggi.

“Ada beberapa scene yang gampang, tapi ada yang di-direct sama sutradara. Intinya harus dengerin arahan dari sutradara,” ucap Hana Saraswati dalam jumpa pers virtual Jumat (7/5).

Baca Juga: Terpisah dari Keluarga, Hana Saraswati Jadi Lebih Mandiri

Memerankan karakter antagonis membuat Hana harus melakukan observasi ke kehidupan nyata. Perempuan 24 tahun itu mendapati karakter ini mirip dengan seorang janda punya anak satu yang dikenalinya. Dia pun berusaha menampilkan sosoknya ke dalam proses pengadeganan di sinetron tayangan SCTV ini.

“Kalau dari karakter film aku gak ambil. Aku ambil dari orang yang aku kenal dan mirip. Dia janda satu anak, cantik, seksi. Cara ngomong dia berkelas banget walaupun dia menjanda di usia muda. Dia kayak kasih kesan janda paling di depan,” ucap Hana sambil tertawa.

Kurang lebih sudah sekitar enam bulan dia memerankan karakter Alya. Dia pun mulai beradaptasi dengan karakter tersebut. Bagi Hana Saraswati bukan hal susah untuk memasukkan atau mengeluarkan karakter Alya ke dalam dirinya. Apalagi dia menjalani syuting setiap hari. Namun ada agedan yang ia rasakan cukup sulit. Yaitu dalam adegan yang menguras banyak emosi.

Baca Juga  Bawa Indonesia Juarai Piala Thomas, Jojo: Aku Bukan Pahlawannya

Scene yang anak aku ketabrak sampai lumpuh. Aku ngebayangin anakku yang aku besarkan sendiri terus ketabrak, itu bikin sakit hati banget, jadi lepas sedih lumayan susah. Di luar itu, semuanya gampang,” ucapnya

Kendati berhasil memasukkan karakter Alya yang seorang antagonis ke dalam dirinya saat berakting di depan kamera, Hana Saraswati tetap tak bisa memasukkan karakter itu ke dalam hatinya. Karena Alya dan Hana Saraswati memiliki karakter yang sangat berbeda.

“Peran Alya dengan aku di kehidupan nyata beda sih. Aku gak bakal punya mental barbar kayak Alya, mengorbankan banyak hal. Kalau Alya apapun tujuan dia harus tercapai. Dia menghalalkan segala macam cara. Kalau aku cari option lain,” katanya.

Terlepas dari hal tersebut, Hana Saraswati mengaku masih dapat mengambil sifat positif dari karakter Alya. Salah satunya, dia belajar tentang semangat dan kegigihannya yang sangat luar bisa. Karena Alya memiliki jiwa pantang menyerah.

Related posts