Guru Tewas Ditikam Ortu Murid Karena Larang Ikut UAS, Ini Kata P2G

  • Whatsapp
Guru Tewas Ditikam Ortu Murid Karena Larang Ikut UAS, Ini Kata P2G

SuratKabar.my.id – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), menerima laporan guru yang dianiaya oleh oknum orang tua siswa yang menyebabkan kematian. Hal ini disampaikan Ketua P2G Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Wilfridus Kado.

Read More

“Informasi terbaru, per tanggal 9 Juni 2021 korban yang merupakan kepala Sekolah Dasar (SD) Inpres Ndora Nagekeo, Adelvina Azi (59) dinyatakan meninggal dunia,” ungkap WIlfridus dalam keterangan yang diterima SuratKabar.my.id, Jumat (11/6).

Ia menambahkan kejadian ini membuat trauma para guru di NTT. P2G Provinsi NTT pun meminta penegak hukum untuk menegakkan dan memberikan hukuman seadil-adilnya, semaksimal mungkin, sesuai peraturan yang berlaku.

Pelaku dengan inisial DD ,45, warga Nagemi, Desa Ulupulu 1 nekat menikam sang kepala sekolah tersebut dengan benda tajam. Akibat kejadian itu, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Nangaroro untuk mendapatkan perawatan intensif.

Penikaman dilakukan akibat anak pelaku dilarang mengikuti ujian akhir sekolah oleh pihak sekolah karena belum melunasi “uang komite”. Kepala Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri ikut prihatin atas kejadian tersebut.

“Pertama, kami mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya ibu Adelvina Azi. Kedua, kami menyayangkan seharusnya tidak ada lagi siswa yang dilarang ujian hanya karena belum membayar uang komite. Padahal yang namanya sekolah, khususnya sekolah negeri di Indonesia dapat dana BOS dan dana BOS Daerah,” ungkap Iman.

Baca Juga  Longsor di Kota Atami, 2 Warga Tewas, 20 Orang Hilang

Related posts