Guru Honorer Sejarah Protes Tak Dapat Lokasi Tes dan Batal Ikut Ujian

  • Whatsapp
Guru Honorer Sejarah Protes Tak Dapat Lokasi Tes dan Batal Ikut Ujian

SuratKabar.my.id – Seleksi Kompetensi untuk guru skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tengah berlangsung hingga 17 September mendatang. Akan tetapi, pada hari pertama pun sudah ditemukan sejumlah kendala.

Read More

Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI), Sumardiansyah Perdana Kusuma mengatakan ada guru yang tak mendapat lokasi ujian. Hal itu disampaikan setelah mendapatkan laporan dari guru sejarah honorer yang mengalami hal seperti itu.

“Terdapat fakta guru sejarah honorer yang sudah mendaftar, kemudian dinyatakan lulus verifikasi pemberkasan, memiliki nomor ujian dan berhasil cetak kartu ujian, namun justru tidak mendapatkan lokasi dan tanggal tes disebabkan yang bersangkutan dianggap tidak mendaftar formasi di sekolah induk,” ungkap dia, Selasa (14/9).

Akhirnya mereka pun tidak dapat mengikuti ujian seleksi PPPK tahap pertama dan terpaksa diarahkan mengikuti seleksi PPPK tahap kedua. Dalam hal ini, guru sejarah honorer harus bersaing dengan pelamar lain dari jalur umum dengan jumlah formasi sisa yang semakin sedikit.

“Secara psikologis hal ini juga sangat merugikan guru sejarah honorer,” tambahnya.

Menurut dia, hal ini sama saja dengan membatalkan ujian para guru honorer sejarah. Kasus ini merupakan bentuk ketidakadilan dari seleksi PPPK 2021.

Baca Juga  Hasil Program Riset Vokasi Terapan Diharapkan Bisa Redam Produk Impor

Related posts