Eks Pejabat Ditjen Pajak Sebut Jeratan Hukum KPK Tak Sesuai KUHAP

  • Whatsapp
Eks Pejabat Ditjen Pajak Angin Prayitno Ajukan Praperadilan

SuratKabar.my.id – Mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji melakukan upaya praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait jeratan hukum yang melilitnya. Tim kuasa hukumnya, Syaefullah Hamid menilai, penetapan tersangka terhadap kliennya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak sesuai dengan KUHAP.

Read More

Dia berpandangan, proses penyelidikan hingga penyidikan jeratan hukum terhadap kliennya bukan ranah KPK. Terlebih, Angin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan tahun 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak.

“Penetapan tersangka oleh KPK dilaksanakan penuh dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan KUHAP, pelaksanaan penyelidikan maupun penyidikannnya juga ternyata bukan ranah KPK. Maka Angin Prayitno Aji sebagai tersangka menggunakan salah satu haknya mengajukan praperadilan,” kata Syaefullah dalam keterangannya, Selasa (27/7).

Angin mengajukan praperadilan melawan KPK lantaran tak terima dijerat sebagai tersangka. Angin mendaftarkan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 16 Juni 2021.

Saefullah mengatakan, persidangan sudah berjalan dalam beberapa tahapan di PN Jaksel menghadirkan pihak KPK. Dia menyesalkan, lembaga antirasuah melaksanakan penyelidikan hingga penyidikan tak sesuai KUHAP.

“Terlihat bahwa dari hasil sidang-sidang tersebut termohon (KPK) dalam melaksanakan prosedur penyelidikan maupun penyidikannya tidak sesuai dengan KUHAP, sehingga penetapan tersangkanya tidak sah secara hukum,” cetus Syaefullah.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Baca Juga  KPK Geledah Kantor Pengolahan Aspal di Purbalingga

Related posts