Dilaporkan KPK, Greenpeace Indonesia: Kami Bingung

  • Whatsapp
Dilaporkan KPK, Greenpeace Indonesia: Kami Bingung

SuratKabar.my.id – Kritik menggunakan sinar laser ke gedung KPK oleh masyarakat sipil akhir Juni lalu berbuntut proses hukum. KPK melalui biro umum melaporkan aksi tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan. Lembaga antirasuah itu menilai ada potensi kesengajaan melakukan gangguan ketertiban dan kenyamanan operasional perkantoran dalam aksi tersebut.

Read More

Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri menyatakan, KPK merupakan objek vital nasional. Saat kejadian, petugas keamanan KPK dan pengamanan objek vital telah melarang dan mengingatkan pihak yang melakukan aksi itu. “Kegiatan itu (aksi laser) dilakukan di luar waktu yang ditentukan dan tidak ada izin dari aparat yang berwenang,” kata Ali kemarin (20/7).

Penembakan laser ke gedung KPK pada 28 Juni tersebut belum pernah terjadi sebelumnya. Hal itu pun menarik perhatian publik. Dalam aksi tersebut, para aktivis menembakkan laser yang membentuk beberapa tulisan. Di antaranya, Save KPK dan Berani Jujur Pecat. Diduga, itu merupakan bentuk protes terkait polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK.

Ali menuturkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara tersebut kepada kepolisian. KPK, kata dia, berharap semua pihak senantiasa tertib dan menjaga kenyamanan lingkungan. ’’Kami serahkan sepenuhnya ke pihak Polres Jakarta Selatan untuk menindaklanjuti,’’ ungkapnya.

Baca juga: Koalisi Save KPK Ancam Jokowi kalau Tidak Terbitkan Perppu

Sementara itu, Asep Komaruddin, juru kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, tak habis pikir. Dia bingung dengan pelaporan KPK ke Polres Jaksel tersebut. Sebagai bagian dari masyarakat sipil yang melakukan aksi laser itu, Asep mengaku belum mendapat pemberitahuan apa pun terkait langkah KPK tersebut. ’’Kami agak bingung, yang dilaporkan terkait apanya? Kalau aktivitas laser itu, kan ada pernyataan Plt juru bicara KPK yang mengapresiasi (kritik lewat laser, Red),’’ ucapnya.

Baca Juga  Lembaga Antirasuah Minta Masyarakat Waspadai Pihak Mengatasnamakan KPK

Related posts