Covid-19 Makin Ganas, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Imunomodulator

  • Whatsapp
Covid-19 Makin Ganas, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Imunomodulator

SuratKabar.my.id – Beredarnya varian Delta Covid-19 dari India membuat masyarakat khawatir. Karena itu, selain protokol kesehatan, wajib untuk melengkapi diri dengan perlindungan ganda. Salah satunya dengan mengonsumsi imunomodulator untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya terhadap serangan penyakit.

Read More

Selain vaksinasi, mengonsumsi makanan yang bergizi dan berolahraga juga penting. Lalu, penting juga meminum suplemen atau obat-obatan yang dapat mempertebal daya tahan tubuh terhadap serangan virus atau biasa disebut imunomodulator.

Plt Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Arianti Anaya, menuturkan, di tengah meningkatnya kasus Covid-19 semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mengonsumsi imunomodulator yang diproduksi dari tanaman-tanaman obat asli Indonesia. Semakin banyak obat modern asli Indonesia (OMAI) jenis fitofarmaka dicari masyarakat, kata dia, maka suatu saat nanti Indonesia tidak akan lagi bergantung pada obat-obatan berbahan baku impor.

Ia menambahkan, sudah menjadi tugas Kemenkes untuk mengedukasi masyarakat dan tenaga kesehatan agar lebih yakin dan mencintai OMAI produksi dalam negeri.

“Pandemi ini jadi momentum meningkatkan konsumsi OMAI. Namun untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat itu butuh waktu, sehingga kami berpikir perlu regulasi yang sifatnya memaksa,” katanya dalam webinar bersama Stimuno bertema Kiprah 17 Tahun Obat Modern Asli Indonesia Fitofarmaka oleh Tempo Media Group secara daring, Kamis malam (24/6).

Menurut Arianti, saat ini instansinya tengah menyusun formularium khusus OMAI. Sehingga nantinya obat-obatan herbal buatan dalam negeri bisa masuk dalam daftar obat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bisa diberikan kepada pasien peserta BPJS Kesehatan.

Baca Juga  Jarang Keluar Rumah, Indro Warkop Positif Covid-19

“Rencananya OMAI fitofarmaka yang sudah mendapat izin edar dari Badan POM akan masuk formularium, karena kan sudah pasti aman ya,” jelasnya.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Saintifik Dexa Medica Raymond Tjandrawinata mengatakan, obat herbal yang tepat berbahan baku Meniran menjadi salah satu jenis fitofarmaka yang penting selama pandemi. Imunomodulator aman digunakan untuk pencegahan masuknya virus. Menurut Raymond, agar sitem kekebalan tetap berfungsi dengan baik, maka penting bagi tubuh untuk menerima asupan imunomodulator.

“Maka akan bekerja merangsang tubuh memproduksi lebih banyak antibodi dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh agar daya tahan tubuh bekerja optimal. Dengan cara kerja ini sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh bagi orang yang sedang sakit maupun mengantisipasi terjangkitnya wabah penyakit,” ungkapnya.

“Bahkan meskipun telah divaksin, masyarakat juga harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan juga tetap menjaga imunitas, sehingga konsumsi imunomodulator tetap dibutuhkan,” tambahnya.

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Badan POM Reri Indriani, mengungkapkan sejak Covid-19 mulai menyebar di Indonesia tahun lalu, permintaan OMAI fitofarmaka imunomodulator meningkat signifikan. Hal tersebut didorong oleh keinginan masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya terhadap serangan penyakit. Tingginya permintaan suplemen imunitas tubuh, tak pelak membuat banyak produsen obat-obatan herbal mengajukan berkas permohonan izin untuk mengedarkan obat buatannya.

“Ada peningkatan pengajuan berkas 35-40 persen untuk OMAI ini selama pandemi. Tugas Badan POM adalah mengawalnya mulai dari uji pra klinis, uji klinis dan memastikan semua proses produksinya memenuhi standar yang berlaku,” tegas Reri.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Related posts