Buat Kericuhan, Ratusan Simpatisan Rizieq Dapat Pendampingan Hukum

  • Whatsapp
Pengacara Sebut Open Donasi untuk Lunasi Denda Rizieq Shihab Hoax

SuratKabar.my.id – Tim kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar memastikan pihaknya akan melakukan pendampingan hukum terhadap para simpatisan yang ditangkap. Kurang lebih sebanyak 200 orang simpatisan Rizieq Shihab ditangkap saat gelaran sidang vonis kasus dugaan penyebaran berita bohong hasil swab tes PCR Covid-19 di Rumah Sakit UMMI, Bogor, Jawa Barat.

Read More

“Sudah proses, tim akan mendampingi,” kata Aziz dikonfirmasi, Kamis (24/6).

Aziz menyatakan, pihaknya tidak mengetahui jika akan ada massa yang hadir dalam gelaran sidang pembacaan vonis mantan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Aziz
menyesalkan penangkapan terhadap para simpatisan tersebut.

“Kami sangat menyesalkan (penangkapan simpatisan). (Terkait pengerahan massa) tidak ada validitasnya,” tegas Aziz.

Polisi mengamankan ratusan orang yang diduga simpatisan Habib Rizieq Shihab. Sebanyak 200 orang diamankan lantaran hendak membuat kericuhan saat gelaran sidang pembacaan vonis Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

“Iya betul (Simpatisan HRS ditangkap). Ada 200 orang lebih dibawa ke Polres Jaktim,” ujar Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma.

Satria menuturkan, pihaknya saat ini telah mengamankan ratusan orang tersebut. Hasil pemeriksaan sementara, terdapat sejumlah orang yang membawa senjata tajam. “Ada yang bawa sajam, pisau,” ucap Satria.

Rizieq Shihab telah divonis 4 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Mantan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu terbukti melakukan penyebaran berita bohong hasil swab test PCR Covid-19 di Rumah Sakit UMMI, Bogor, Jawa Barat.

Rizieq terbukti bersalah melanggar Pasal 14 Ayat (1) subsider Pasal 14 Ayat (2) lebih subsider Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan primer.

Baca Juga  Soal Jual ABG di MiChat, Begini Pengakuan Anak Anggota DPRD Bekasi

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan

Related posts