Ayah Meninggal Akibat Covid-19, Regina Poetiray Beberkan Kronologinya

  • Whatsapp
Sebelum Meninggal, Reggy Poetiray Buat Studio untuk Rheno dan Regina

SuratKabar.my.id — Prosesi pemakaman Reggy Poetiray, ayah dari vokalis band Geisha, Regina Poetiray dilangsungkan di TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur tadi siang Jumat (23/7). Prosesi pemakaman dihadiri oleh keluarga dan sejumlah sahabat.

Read More

Usai pemakaman, Regina Poetiray mengungkapkan kronologi berpulangnya sang ayah akibat terpapar Covid-19. Ayahnya diketahui positif Covid-19 sejak tanggal 30 Juni lalu. Bukan hanya Reggy, semua anggota keluarga juga dinyatakan positif, termasuk Regina.

Mereka sekelaurga sempat melakukan isolasi mandiri di rumah dengan mengonsumsi sejumlah obat.

“Papa parnoan banget orangnya. Mau dicek paru, cek darah, papa takut ke rumah sakit. Sudah di rumah aja katanya. Ya sudah kita di rumah minum obat-obatan aja,” ungkap Regina Poetiray di hadapan awak media.

Selama beberapa hari mereka mengisolasi diri dan menjalani karantina mandiri di rumah, ibu Regina awalnya mengalami sesak napas dan dilarikan ke rumah sakit. Saat itu, ayah Regina masih dalam keadaan baik tidak merasakan gejala yang serius.

“Mama duluan yang sebenarnya drop duluan kita sampai cari oksigen. Kita sempat merasakan juga kesulitan cari oksigen,” tutur Regina.

Setelah sekitar 5 hari usai terpapar Covid-19, ayah Regina mulai merasakan gejala tidak baik. Kondisi kesehatannya drop dan muntah-muntah. Rupanya, sakit pada bagian pencernaan dan lambungnya kumat akibat ia mengonsumsi obat yang cukup banyak.

Tanggal 6 Juli, Reggy akhirnya dibawa ke rumah sakit.

“Kalau papa saturasinya awalnya bagus. Cuma karena infeksi di lambung bikin muntah dan lemas. Akhirnya dirawat berdua sama mama di rumah sakit. Sementara kita berdua (Regina dan adiknya) pulang menjalani isolasi mandiri,” ceritanya.

Baca Juga  Daerah Level 1 Harus Tetap Waspada Covid-19 dan Patuhi Prokes

Beberapa hari lalu Regina dan keluarga dikabari oleh dokter bahwa Reggy harus mendapatkan penanganan intensif di ruang ICU karena kondisi kesehatannya terus menurun.

“Papa diputuskan sama dokter untuk dipindahkan ke ICU karena drop saturasinya. Pakai ventilator, organnya sudah tidak bagus setelah berjuang melawan Covid,” katanya.

Pada Rabu (21/7) lalu, Reggy meninggal dunia tepat pada pukul 16.40 WIB. Ia meninggal di Rumah Sakit Hermina Bekasi, Jawa Barat. Reggy menghembuskan napas terakhir setelah 15 hari mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Related posts