Apindo Prediksi Dampak Lebaran Baru Terasa pada Kuartal II

  • Whatsapp
Apindo Prediksi Dampak Lebaran Baru Terasa pada Kuartal II

Suratkabar.my.id – Para pelaku usaha menilai capaian pertumbuhan ekonomi pada kuartal I sesuai dengan ekspektasi mereka. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan bahwa risiko kontraksi memang masih tinggi pada periode itu.

Read More

“Level pertumbuhan kuartal I masih dalam range perkiraan kami,” ujar Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani.

Dia menegaskan bahwa dorongan konsumsi Lebaran dan berbagai kebijakan stimulus pemerintah baru terlihat hasilnya pada kuartal II. “Banyak kebijakan yang didesain untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Mulai PPnBM, THR, hingga bansos. Ini diharapkan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang positif,” bebernya.

Menurut Shinta, pemerintah tetap harus berada dalam kontrol yang baik untuk menyeimbangkan pengendalian pandemi dan ekonomi. “Fokusnya tetap harus pada penurunan tren kasus. Di sisi lain, kinerja ekspor dan investasi terus dimaksimalkan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pertumbuhan industri masuk zona positif tahun ini. Itu seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi belakangan ini.

“Artinya, pemerintah sangat optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujarnya.

Optimisme itu didukung capaian gemilang sektor industri. Salah satunya adalah Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur yang tercatat 54,6 pada April. Sebulan sebelumnya, angkanya 53,2. Sejalan dengan itu, utilisasi industri pengolahan nonmigas pada Maret mencapai 61,30 persen.

“Selain itu, kami perlu sampaikan bahwa apabila kita melihat secara q-to-q beberapa indikator naik double digit. Misalnya, produksi mobil yang naik sebesar 23,36 persen, penjualan mobil naik 16,63 persen, dan penjualan sepeda motor naik 64,52 persen.”

Baca Juga  Rerie: Jual Beli Vaksin Ilegal Berpotensi Jadi Ancaman Baru Covid-19

Related posts