Akomodasi Perkembangan Ekonomi Digital, Wapres Dukung Revisi UU Wakaf

  • Whatsapp
Akomodasi Perkembangan Ekonomi Digital, Wapres Dukung Revisi UU Wakaf

Suratkabar.my.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendukung adanya revisi Undang-Undang 41/2004 tentang Wakaf. Dia menilai undang-undang yang sudah berumur 15 tahun ini perlu disesuaikan dengan kondisi perkembangan ekonomi digital saat ini.

Read More

Ma’ruf menjelaskan pengelolaan wakaf di Indonesia saat ini masih berpedoman pada UU 41/2004. Dia mengatakan saat ini perlu melakukan penyesuaian terhadap undang-undang itu. “Sesuai dengan perkembangan ekonomi, layanan jasa keuangan, teknologi berbasis digital saat ini, dan keragaman bentuk harta wakaf,” jelasnya dalam acara Webinar Nasional Wakaf Bank Indonesia Jumat (7/5) kemarin.

Menurut dia dengan revisi atau penyesuaian undang-undang wakaf itu, maka dapat mengakomodasi tuntutan berbagai perkembangan tersebut. Khususnya soal kelembagaan lembaga pengelola wakaf. Untuk itu Ma’ruf menyampaikan pemerintah berharap upaya harmonisasi dan revisi UU Wakaf dapat dilakukan dengan koordinasi yang baik.

Melibatkan kementerian dan lembaga terkait, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), dan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Dengan koordinasi yang baik, Ma’ruf berharap dapat dilakukan upaya akselerasi revisi UU tentang Wakaf.

“Dalam sejumlah kesempatan, saya senantiasa menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan platform digital baik untuk peningkatan kesadaran berwakaf,” katanya. Kemudian juga untuk pengelolaan wakaf maupun pelaporan pemanfaatan wakaf.

Ma’ruf mengatakan melalui pemanfaatan teknologi digital tersebut, transparansi pengelolaan wakaf dan kredibilitas pengelola wakaf akan semakin meningkat.

Dia menyampaikan pemerintah mengapresiasi upaya BWI mencanangkan program pengembangan perwakafan berbasis data dan transformasi digital dalam pengelolaan wakaf di tanah air.

“Pemerintah juga berharap strategi Waqf Digital Ecosystem yang dikembangkan BWI akan dapat segera terimplementasi dengan baik,” jelasnya. Melalui Waqf Digital Ecosystem itu, berbagai sistem digital pengelolaan wakaf yang dilaksanakan oleh mitra di luar BWI dapat terhubung dan terintegrasi dengan sistem digital yang dimiliki oleh BWI.

Baca Juga  Ledakan Kasus Covid-19 di Bangkalan, RS Mulai Kewalahan

Related posts