26 Juli Aktivitas Ekonomi Dilonggarkan, Didi Riyadi: Jangan Bandel

  • Whatsapp
alexametrics

SuratKabar.my.id – Hari ini Selasa (20/7), Presiden Jokowi mengumumkan bahwa pemerintah akan melonggarkan aktivitas masyarakat secara bertahap mulai 26 Juli mendatang. Didi Riyadi mengapresiasi langkah pemerintah ini setelah sebelumnya membuat surat terbuka untuk Presiden Jokowi menolak perpanjangan PPKM Darurat.

Read More

Setidaknya masyarakat bisa menjalankan aktivitas ekonomi kembali setelah 5 hari dari sekarang. Jika aktivitas sosial dan ekonomi diperbolehkan lagi, ia meminta rakyat menggunakannya secara bertanggung jawab. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti protokol kesehatan dengan sebaik mungkin.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang 5 Hari, Didi Riyadi Ucap Syukur

“Mungkin 5 M repot, 3 M aja yang paling dasar. Prokes yang pertama kali rilis sejak pandemi ini. Ketika dilonggarkan akan ada mobilitas, mungkin akan ada kerumunan kecil. Harus tertib, disiplin dengan 3 M,” kata Didi Riyadi kepada SuratKabar.my.id Selasa (20/7).

Dia melanjutkan, pemerintah tidak mungkin dapat mengatasi pandemi tanpa ada partisipasi dan kepatuhan dari masyarakat. Didi Riyadi meminta pelonggaran ini diikuti dengan penuh tanggung jawab.

“Aku mengajak masyarakat Indonesia untuk jaga diri lo dengan baik. Ketika lo menjaga diri dengan baik, lo akan bisa menjaga orang lain dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut Didi Riyadi mengatakan, pandemi Covid-19 seharusnya menjadi pelajaran berharga dengan lebih mencintai dan menghargai diri sendiri. Karena dengan demikian akan menjadi langkah awal untuk menyayangi sekaligus menghargai serta orang.

“Kita semua pengin keluar dari situasi ini. Bukan cuma rakyat aja yang pengin, pemerintah juga pengin. Cuma dibutuhkan juga kerja samamya.Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, harus ada kerja sama dengan rakyat, kita semua. Jangan bandel, jangan ngeyel dikasih tahu, jangan bikin aturan sendiri,” tandas Didi Royadi

Baca Juga  12-25 Juli, Bandara Soekarno-Hatta Gelar 'Vaksinasi di Bandara'

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rahman

Related posts