2 Dosis Vaksin Pfizer Manjur Lawan Covid-19 Hingga 88 Persen

  • Whatsapp
Enam Hari Usai Divaksin Pfizer, Remaja Singapura Kena Serangan Jantung

SuratKabar.my.id – Merek vaksin Covid-19 saat ini sering dipertanyakan apakah manjur untuk melindungi tubuh dari varian Delta. Varian Delta Covid-19 telah mempengaruhi dunia. Di tengah peningkatan kasus positif varian Delta, para ahli mengkaji keampuhan berbagai vaksin Covid-19. Berdasarkan penelitian, vaksin Pfizer memiliki tingkat kemanjuran tertinggi terhadap SARS-CoV-2, dengan 88 persen kemanjuran.

Read More

Selama penelitian laboratorium, dilansir dari Science Times, Senin (26/7), sebanyak 38 ribu urutan terkait diuji. Penelitian tersebut dilakukan oleh para ahli biomedis dan mempublikasikan temuan mereka dalam The New England Journal of Medicine yang berjudul ‘Effectiveness of Covid-19 Vaccines against the B.1.617.2 (Delta) Variant’. Studi varian delta juga mencakup pemeriksaan reaksi vaksin yang tersedia terhadap penyakit dengan gejala dan strain dominan lainnya yang tercatat dalam lonjakan varian baru.

Studi tersebut menentukan bahwa 2 dosis lengkap vaksin Pfizer-BioNTech terhadap varian alfa awal memiliki kemanjuran 93,7 persen dan terhadap varian Delta dengan kemanjuran 88 persen. Penulis penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas 2 dosis vaksin Pfizer untungnya tinggi terkait perlindungan dari varian terbaru Covid-19.

Baca Juga: Tidak Semua Anak Bisa Divaksinasi Covid-19

Namun, jika hanya 1 dosis, kemanjuran vaksin Pfizer terhadap varian Delta hanya 30,7 persen. Dengan ini, otoritas medis menyarankan untuk memperoleh dua dosis vaksin untuk mencegah varian delta.

Potensi Pfizer dan vaksin lainnya terhadap varian baru sangat melegakan bagi banyak orang karena kasus varian delta meningkat di banyak negara. Otoritas medis di seluruh dunia menyiapkan lebih banyak inisiatif untuk mencegah penyebaran varian Delta, yang dipastikan 200 persen lebih mudah menular daripada varian Covid-19 pertama.

Baca Juga  Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Positif Covid-19

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Related posts